Mau langganan?
Isi TuLisaN BagaS :
- Agama (1)
- Astronomi (1)
- Bahasa Indonesia (1)
- Biografi (6)
- Biologi (33)
- Ekonomi (2)
- Elektro (1)
- Global Warming (1)
- IPS (10)
- Lainnya (1)
- Math (3)
- Sains (16)
- Teknologi Komputer (2)
Indahnya Berbagi
Irshadi Bagas? Sapa Siy?
- Irshadi Bagas.
- Hanya ada satu mantra yang luar dan tidak ada bandingannya yang telah kutemukan dalam perjalanan spiritual. Sangat ampuh serta membawa manfaat yang luar biasa bagi kedamaian bagi diriku dan semua makhluk yang ada. Mantra itu adalah "SEMOGA SEMUA MAKHLUK SELALU BERBAHAGIA."
Thanks 4 ur Comment Sob!
Followers
5.10.2008
Koleksi dan Pengawetan Makhluk Hidup
· Serangga / Laba-laba
Kapas dicelupkan kedalam kloroform dan dimasukkan kedalam botol berikut serangganya juga. Hewan akan mati karena menghirup kloroform.
Serangga dapat diawetkan didalam larutan alkohol
· Bekicot / hewan bercangkang
Bagian lunaknya dibuang. Cangkangnya dicuci dan disimpan
· Kecebong / hewan-hewan lunak
Disimpan dalam alcohol 70% atau formalin 40% disebut awetan preparat basah
· Tanaman berbunga
Diletakan diantara 2 lembar kertas Koran lalu dimasukan kedalam buku yang tebal dan dibiarkan mengering
· Lumut, lumut kerak, buah dan biji
Disimpan sampai kering
· Ganggang
Untuk ganggang yang keras dibiarkan hingga kering
Untuk ganggang yang kunak, dimasukan kedalam air agar bagian-bagiannya terentang, kemudian dibiarkan hingga kering
Alat/Benda Optik
MIKROSKOP
Latar Belakang
Mikroskop merupakan alat bamtu utama dalam melakukan pengamatan dan penelitian dalam bidang biologi, karena dapat digunakan untuk mempelajari struktur benda-benda yang kecil.
Pelopor pembuat mikroskop adalah Antonie van Leuwenhoek
Salah satu pengukur objek miskroskopis adalah micrometer.
MACAM-MACAM MIKROSKOP
1. Mikroskop Cahaya
Mikroskop cahaya memiliki perbesaran maksimal 1000 kali.
Mikroskop memiliki kaki yang berat dan kokoh agar dapat berdiri dengan stabil. Mikroskop cahaya memiliki tiga dimensi lensa yaitu lensa objektif, lensa okuler dan lensa kondensor.
Lensa objektif dan lensa okuler terletak pada kedua ujung tabung mikroskop.
Lensa okuler pada mikroskop bias membentuk bayangan tunggal (monokuler) atau ganda (binikuler).
Sistem lensa yang ketiga adalah kondensor. Kondensor berperan untuk menerangi objek dan lensa mikroskop yang lain.
Pada mikroskop konvensional, sumber cahaya masih barasal dari sinar matahari yang dipantulkan oleh suatu cermin dataar ataupun cukung yang terdapat dibawah kondensor.
Cermin ini akan mengarahkan cahaya dari luar kedalam kondensor. Pada mikroskop modern sudah dilengkapai lampu sebagai pengganti cahaya matahari.
2. Mikroskop Stereo
Mikroskop stereo merupakan jenis mikroskop yang hanya bisa digunakan untuk benda yang berukuran relative besar.
Mikroskop stereo memiliki perbesasran 7 hingga 30 kali. Benda yang diamati dengan mikroskop ini dapat dilihat secara 3 dimensi.
Beberapa perbedaan dengan mikroskop cahaya adalah:
(1) ruang ketajaman lensa mikroskop stereo jauh lebih tinggi dibandingkan dengan mikroskop cahaya sehingga kita dapat melihat bentuk tiga dimensi benda yang diamati
(2) sumber cahaya berasal dari atas sehingga objek yang tebal dapat diamati. Perbesaran lensa okuler biasanya 3 kali, sehingga perbesaran objek total minimal 30 kali.
3. Mikroskop Elektron
Adalah sebuah mikroskop yang mampu melakukan pembesaran obyek sampai dua juta kali.
Mikroskop electron ini menggunakan jauh lebih banyak energi dan radiasi elektro maknetik yang lebih pendek dibandingkan mikroskop cahaya.
5. Mikroskop Pender (Flourenscence Microscope)
Mikroskop pender ini dapat digunakan untuk mendeteksi benda asing atau Antigen (seperti bakteri, ricketsia, atau virus) dalam jaringan.
6. Mikroskop medan-gelap
Mikroskop
7. Mikroskop Fase kontras
Cara ideal untuk mengamati benda hidup adalah dalam kadaan alamiahnya : tidak diberi warna dalam keadan hidup, namun pada galibnya fragma benda hidup yang mikroskopik (jaringan hewan atau bakteri) tembus chaya sehingga pada masing-masing tincram tak akan teramati, kesulitan ini dapat diatasi dengan menggunakan mikroskop fase kontras.
PEMBENTUKAN BAYANGAN PADA MIKROSKOP
Sifat bayangan pada mikroskop di tentukan pada 2 lensa, yaitu lensa objekif dan lensa okuler.
Lensa objektif mempunyai sifat bayangan maya, terbalik dan diperkecil. Sedangkan lensa okuler mempunyai sifat bayangan nyata, tegak dan diperbesar.
Mikroskop yang terdiri dari lensa positif bayangan akhir barada jauh tak terhingga, yang memiliki sifat bayangan diperbesar, maya dan tegak
Pengertian Alat/Benda Optik
Benda optik adalah benda yang menggunakan lensa optik untuk melakukan fungsinya dalam membantu kegiatan tertentu.
Lensa optik bisa terbuat dari bahan kaca, plastik, fiber, dan lain sebagainya.
Berikut di bawah ini merupakan arti definisi / pengertian dari beberapa benda / alat optik yang sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari.
| Teropong Bintang | : | digunakan untuk melihat atau mengamati benda-benda di luar angkasa seperti bulan, bintang, komet, dan lain sebagainya. Sifat bayangan Teropong bintang adalah maya, terbalik dan diperbesar. |
| Teropong Bumi | : | alat yang digunakan untuk melihat atau mengamati benda-benda jauh yang ada di permukaan bumi. Bayangan yang terbentuk sifatnya maya, diperbesar dan tegak. |
| Mikroskop | : | alat yang dapat digunakan untuk melihat suatu benda yang jaraknya dekat dengan ukuran yang sangat kecil (mikron) untuk diperbesar agar dapat dilihat secara detil. Biasanya digunakan untuk melihat bakeri, sel, virus, dan lain-lain. Sifat bayangan yang terjadi yaitu maya, terbalik dan diperbesar |
| Teropong Prisma | : | teropong yang berfungsi untuk melihat benda yang jauh agar tampak lebih dekat dan terlihat jelas. |
| Periskop | : | digunakan oleh kapal selam yang pada umumnya digunakan untuk melihat keadaan sekitar di luar kapal selam. |
| Teropong Cermin | : | digunakan untuk melihat benda-benda langit antariksa. Sifat gambar tidak terbalik, diperbesar, maya. |
| Teropong Radio | : | benda optik yang digunakan untuk melihat benda angkasa di luar angkasa yang jaraknya sangat jauh sekali. |
| Episkop | : | berguna untuk memproyeksikan gambar yang tidak tembus cahaya. Sifat bayangan tegak diperbesar |
| Proyektor Slide | : | alat yang memiliki fungsi menampilkan bayangan sebuah gambar positif yang dapat ditembus cahaya. |
| Overhead Proyektor / | : | benda yang berguna untuk melihat bayangan gambar diapositif seperti yang umumnya digunakan untuk presentasi di kelas |
| Kaca Pembesar / Lup / | : | benda optik yang berguna untuk mengamati benda kecil agar tampak lebih besar dan jelas dengan menggunakan jenis lensa positif |
Pengamatan Gejala Alam
PENGAMATAN GEJALA ALAM
Gejala Alam Biotik dan Abiotik
Dalam alam semesta kita, dapat dibedakan menjadi 2 komponen, yaitu :
1. Komponen abiotik
merupakan komponen dalam alam semesta yang tidak hidup, misalnya udara, air, cahaya, dll.
2. Komponen biotik
merupakan komponen dalam alam semesta yang hidup, misalnya manusia, hewan, tumbuhan, jamur, bakteri, dll.
Alam semesta dipelajari oleh ilmu SAINS.
Ilmu SAINS terdiri dari 3 cabang ilmu yaitu :
1. Ilmu Fisika, mempelajari segala sesuatu tentang abiotik berupa sifat wujud zat dan peristiwa-peristiwa alam.
2. Ilmu Kimia, mempelajari segala sesuatu tentang zat-zat yang terkandung dalam komponen abiotik dan biotik.
3. Ilmu Biologi, mempelajari segala sesuatu tentang makhluk hidup.
Materi-materi yang dipelajari oleh BIOLOGI :
1. Ciri-ciri makhluk hidup
2. Klasifikasi makhluk hidup
3. Keanekaragaman pada tingkat organisasi kehidupan
4. Keanekaragaman pada tingkat ekologis (lingkungan)
5. Keanekaragaman makhluk hidup dan upaya pelestariannya
6. Kepadatan populasi penduduk
7. Pencemaran dan kerusakan lingkungan
Cara saintis bekerja :
1. bekerja dengan metode ilmiah
2. bekerja dengan sikap ilmiah
3. bekerja dengan komunikasi ilmiah
Langkah-langkah dalam metode ilmiah :
1. MERUMUSKAN MASALAH
Merumuskan permasalahan dalam bentuk pertanyaan
2. OBSERVASI (pengamatan)
Mengobservasi bertujuan untuk mengumpulkan data.
-Observasi Kualitatif, merupakan pengamatan menggunakan alat indera, misal melihat, mendengar, membau, meraba, merasa.
Data observasi kualitatif berupa kalimat deskriptif (penjelasan)
- Observasi Kuantitatif, merupakan pengamatan menggunakan alat ukur, misal menimbang, mengukur, mengukur volume, dll.
3. HIPOTESIS
Menduga sementara jawaban dari Rumusan Masalah berdasarkan hasil Observasi.
4. EKSPERIMEN
Membuktikan hipotesis dengan melakukan percobaan.
5. KESIMPULAN
Menyimpulkan jawaban apakah hipotesis diterima atau ditolak.
6. EKSPERIMEN ULANG
Jika hipotesis ditolak maka harus melakukan eksperimen ulang
Sikap Ilmiah yang harus dimiliki saintis adalah :
1. Ingin tahu
2. Jujur
3. Teliti
4.Terbuka
5. Mau menerima masukan
6. Obyektif
Komukasi Ilmiah diperlukan untuk membuat Laporan hasil Eksperimen. Macam-macam komunikasi ilmiah adalah :
1. Deskripsi
2. Tabel
3. Diagram
4. Bagan
5. Gambar
5.09.2008
ILMU BIOLOGI
ILMU BIOLOGI
Pengertian Ilmu Biologi
Ilmu bologi adalah ilmu yang mempelajari segala hal yang berhubungan dengan makhluk hidup dan kehidupan. Yang dibahas dalam ilmu biologi tidak lain adalah yang masih berkaitan dengan makhluk hidup, seperti zat yang membentuk makhluk hidup, zat yang dibutuhkan makhluk hidup, serta berbagai hal mengenai hubungan antara makhluk hidup dengan lingkungannya.
Ilmu biologi dirintis oleh Aristoteles yang merupakan ilmuwan berkebangsaan Yunani yang kita sebut juga sebagai bapak perintis biologi.
Ilmu Biologi sangat berpengaruh dan berguna bagi kehidupan manusia. Biologi banyak digunakan untuk berbagai bidang kehidupan seperti pertanian, peternakan, perikanan, kedokteran, dan lain sebagainya.
CABANG ILMU BIOLOGI
| Anatomi | : | ilmu biologi yang mempelajari seluk beluk susunan tubuh makhluk hidup. |
| Bakteriologi | : | ilmu biologi yang mempelajari seluk beluk bakteri dan kehidupannya |
| Botani | : | ilmu biologi yang mempelajari seluk beluk tumbuhan dan kehidupannya |
| Ekologi | : | ilmu biologi yang mempelajari seluk beluk makhluk hidup dengan lingkungan alam tempat tinggalnya (habitat) |
| Embriologi | : | ilmu biologi yang mempelajari seluk beluk pengkembangan suatu organisme semenjak berbentuk telur hingga menjadi embrio |
| Entomologi | : | ilmu biologi yang mempelajari seluk beluk serangga beserta kehidupannya |
| Evolusi | : | adalah ilmu biologi yang mempelajari seluk beluk perkembangan makhluk hidup mulai dari bentuk yang sederhana hingga yang kompleks. |
| Fisiologi | : | ilmu biologi yang mempelajari seluk beluk proses serta kegiatan yang dilakukan oleh makhluk hidup |
| Genetika | : | ilmu biologi yang mempelajari seluk beluk penurunan sifat suatu makhluk hidup kepada keturunannya |
| Virologi | : | ilmu biologi yang mempelajari seluk beluk virus, baik pengaruh terhadap makhluk hidup lainnya maupun kehidupannya |
| Zoologi | : | ilmu biologi yang mempelajari seluk beluk hewan serta kehidupannya. |
| Higien | : | adalah ilmu biologi yang mempelajari seluk beluk pemeliharaan kesehatan manusia. |
| Sitologi | : | ilmu biologi yang mempelajari seluk beluk susunan serta fungsi bagian-bagian yang ada pada sel makhluk hidup. |
| Parasitologi | : | ilmu biologi yang mempelajari seluk beluk parasit, baik pengaruh terhadap makhluk hidup lainnya maupun kehidupannya |
| Histologi | : | ilmu biologi yang mempelajari seluk beluk susunan serta fungsi bagian-bagian yang ada pada jaringan makhluk hidup |
| Mikrobiologi | : | adalah ilmu biologi yang mempelajari seluk beluk organisme renik (mikro) serta kehidupannya |
| Palaeontologi | : | ilmu biologi yang mempelajari seluk beluk kehidupan makhluk hidup di masa lalu serta kehidupannya dengan mempelajari fosil yang berasal dari masa lampau |


